Jumlah penduduk provinsi DKI Jakarta berdasarkan hasil SP 2010, tercatat sebanyak 9.588.198 orang terdiri dari 4.859.272 laki-laki dan 4.728.926 perempuan, dengan laju pertumbuhan penduduk 1,4. Fenomena distribusi penduduk Provinsi DKI Jakarta seperti ”kue donat”, artinya jumlah penduduk terbanyak berada pada lingkar luar sedangkan di pusat DKI Jakarta relatif lebih sedikit. Provinsi DKI Jakarta menjadi wilayah provinsi terpadat di seluruh Indonesia. Tingkat kepadatan penduduk Provinsi DKI Jakarta tercatat sebanyak 14.476 orang per kilo meter persegi.
BPMPKB Provinsi DKI Jakarta sebagai lembaga teknis Daerah, sejak tahun 2009 sudah mengembangkan pelayanan KB bergerak melalui Mobil Unit Pelayanan KB untuk menjangkau pemukiman padat penduduk. “Tiada Hari Tanpa Pemberdayaan Dua Anak Lebih Baik” menjadi motto kerja seluruh pengelola Program KB Provinsi DKI Jakarta.
Sarana Pelayanan KB yang tersedia di Provinsi DKI Jakarta ada sebanyak 2.294 terdiri dari Sarana Pelayanan Pemerintah 408 Klinik; Sarana Pelayanan Swasta 101 Klinik; Dokter Praktek Swasta (DPS) 628; Bidan Praktek Swasta1.157.
Implementasi revitalisasi Program KB di DKI Jakarta dijabarkan dalam bentuk:
- Peningkatan cakupan pelayanan KB pada seluruh sarana pelayanan kesehatan Pemerintah, TNI, POLRI dan Swasta bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta;
- Peningkatan akses dan frekuensi pelayanan KB berkualitas pada wilayah padat penduduk melalui Mobil Unit Pelayanan KB Keliling dan Mobil Unit Penerangan;
- Pemenuhan kebutuhan alat dan obat kontrasepsi melalui pelayanan KB gratis pada sarana pelayanan kesehatan yang ditunjuk.
Sejak Oktober 2010, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menanggung semua biaya pemasangan alat kontrasepsi untuk seluruh warga yang berdomisili di wilayah hukum Provinsi DKI Jakarta, yang dituangkan dalam Peraturan Gubernur Nomor 162 Tahun 2010 tentang Pelayanan KB.
Gambaran singkat untuk Program Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera di Provinsi DKI Jakarta, telah disepakati sebagai berikut:
a. Hari Senin, 7 November 2011 Wilayah Jakarta Pusat. Diwilayah ini akan dilihat Pelayanan KB di:
1. Puskesmas, Kelurahan Tanah Tinggi (Waktu 09.00-10.30)
Keluarahan Tanah Tinggi salah satu wilayah yang cukup padat di Jakarta Pusat. Dengan diberlakukannya Pergub Nomor 162/2011 tentang Pelayanan KB, semua akseptor di Puskesmas ini dilayani secara gratis. Di lokasi ini juga akan ditampilkan kagiatan Bina Keluarga Balita (BKB) dan kegiatan Usaha Peningkatan Pendapatan Akseptor.
2. Perkumpulan Kontrasepsi Mantap Indonesia (PKMI), Keluarahan Johar Baru (Waktu10.30-1200).
PKMI telah melakukan Perjanjian Kerjasama dengan BPMPKB Provinsi DKI Jakarta untuk pelayanan KB sesuai Pergub Nomor 162/2010. Selain pusat pelayanan KB, PKMI juga salah lembaga yang memberikan sertifkasi Pelayanan KB Vasektomi dan Tubektomi.
a. Hari Rabu, 9 November 2011 Wilayah Jakarta Selatan. Diwilayah ini akan dilihat Pelayanan KB di:
1. Rumah Sakit Umum Fatmawati (Waktu 09.00-10.30)
Rumah Sakit Umum Fatmawati, adalah salah satu pusat rujukan pelayanan KB dari Provinsi DKI Jakarta yang juga telah melaksanakan Perjanjian Kerjasama dengan BPMPKB Provinsi DKI Jakarta. Rumah Sakit Umum Fatmawati, kita andalkan untuk meningkatkan cakupan pelayanan KB paskakeguguran dan paskapersalinan.
2. Pelayananan KB dalam Mobil Unit Pelayanan KB, Kelurahan Tebet (10.30 sd selesai)
Selain pelayanan KB statis BPMPKB Provinsi DKI Jakarta juga melaksanakan pelayanan KB dinamis melalui Pelayanan KB di Mobil Unit Pelayanan KB. Mobil Unit Pelayanan KB ini bergerak setiap hari ke wilayah yang jauh dari sarana pelayanan KB seperti daerah kumuh, padat penduduk, pinggiran rel dan pinggiran sungai.
dr. Nova Riyanti Yusuf, SpKJ selaku anggota Komisi IX DPR RI ( Fraksi Partai Demokrat ) dan Badan Anggaran, akan turun ke-4 lokasi tersebut dalam rangka reses. Dengan berbagai tantangan sosialisasi pentingnya dan betapa urgensinya KB kepada masyarakat, termasuk di Daerah Pemilihan dr. Nova ( DKI II : Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat ), maka dr. Nova akan berperan aktif ikut dalam proses sosialisasi tersebut.
Peran media massa juga sangat bermanfaat sebagai ujung tombak advokasi perlunya KB. Oleh karena itu, kami mengundang media massa untuk datang meliput dan memberitakan kepada masyarakat.
Contact Person :
Ari (08568666204) | Lisa (0811865993)